PEKERJAAN YANG TIDAK SIA-SIA DI HADAPAN ALLAH
Mazmur 90 adalah doa Musa, abdi Allah, yang menekankan kefanaan manusia dan kebesaran Allah yang kekal. Di tengah singkatnya umur manusia, Musa berdoa agar hidup umat Tuhan tidak sia-sia, melainkan diteguhkan oleh kasih setia Allah. Ayat 17 khususnya menjadi permohonan agar setiap pekerjaan dan jerih lelah manusia memperoleh arti dalam terang kekekalan: “Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan kami, ya, perbuatan tangan kami teguhkanlah itu.” Melalui ayat ini kita diingatkan bahwa tanpa kemurahan Tuhan, segala usaha manusia adalah sia-sia. Tetapi jika diteguhkan oleh Allah, maka pekerjaan sekecil apapun akan menjadi berkat dan memiliki nilai kekal. “Teguhkanlah Pekerjaan Tangan Kami” (Mazmur 90:17) Sebagai pendahuluan Mazmur 90 adalah doa Musa, abdi Allah, yang mengandung perenungan mendalam tentang kefanaan manusia dan kebesaran Tuhan. Dalam ayat 17 kita menemukan permohonan yang indah: “Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kam...